Rabu, 19 Agustus 2015

legenda gunung payung


               legenda gunung payung

     Gunung payung adalah sebuah gunung kecil yang terletak di kecamatan Candiroto, kabupaten Temanggung dan merupakan kawasan pertanian
desa gunung payung  terletak berbatasan dengan desa Candiroto , 
nama desa gunung payung di ambil dari gunung yang sebenarnya terletak di desa Candiroto,

 setiap orang yang datang ke desa itu selalu bertanya kenapa gunung  tersebut di sebut  sebagai gunung payung,
banyak orang di sekitar gunung itu mengatakan bahwa dulu nya di puncak gunung itu terdapat sebuah payung emas .

konon cerita jaman dahulu kala di puncak gunung itu berdiam seorang empu pembuat senjata .beliau hindup sendirian di sana , seperti yang kita ketahui untuk pembuatan sebuah senjata maka sang empu akan melakukan tirakat pertapaan, sehingga ia bisa membentuksehingga ia bisa membentuk keris yang ia panasi bara dengan jarinya tanpa terbakar,dan bisa menghasilkan senjata sakti yang ampuh ,

gunung payung dipilihnya karena tempat itu sangat  tepat baginya untuk melakukan tirakat, ketika usianya semakin tua sang empu mendapat pesanan untuk membuat sebuah payung payung emas dan angsa emas dari salah satu pejabat kerajaan,

  namun ketika sang pejabat datang ketempat itu untuk mengambil payung dan angsa emas pesanan  mereka  sang empu sudah meninggal, dan pejabat menemukan tubuh sang empu sudah meninggal,maka pejabat itu , menyuruh prajurit untuk menguburkanya, dan selanjutnya pejabat menyuruh pengawalnya untuk mencari payung emas dan angsa emas tersebut tapi mereka tidak berhasil menemukan payung emas dan angsa emas tersebut, 

  ada yang percaya bahwa kuburan sang empu ada di puncak gunung tapi ada juga yang mengatakan, tidak ada kuburan empu di sana, maka sejak saat itu gunung tersebut di sebut gunung payung, dan pada saat belanda datang ke indonesia dan mencapai desa candirot cerita tersebut sampailah ketelinga mereka

 dan mereka mengerahkan anak buahnya untuk  mencari kebenaran cerita itu ,dengan  menggali gunung dengan alat gali yang sudah modern untuk ukuran saat itu , dan konon cerita mereka bisa menemukan bagian daun dari payung itu, tapi batangnya hingga sekarang masih belum di ketemukan, sebagian orang percaya bahwa tongkat payung tersebut masih tertinggal di puncak gunung payung beserta angsa emas  tapi sebagian tidak percaya dan menganggapnya hanya sebagai mitos saja

filosofi buntil boso jowo





Buntil yoiku panganan khas seko jowo, tap iwis terkenal luas ,tekan Jakarta
buntil digawe seko godong lumbu. Godong telo , gondong gandul, buntil kuwi sakjane jenis botok seng di bungkus nganggo godong lumbu
isine  buntil yoiku  bumbu klopo karo teri, rasane pedes legi, , buntil  enak di pangan karo sego anget , gawe sarapan
Rasane seng mroso ora usah di tambahi lawuh maneh , wis mak nyus tenan, buntil iso di temoni nang pasar, bakul tenongan, seng di iderake, utawa nang warung makan  tradisional  regane bedo- bedo ono seng rp 1000 ono seng rp 3000, tergantung roso karo ukurane



CARANE NGGAWE BUNTIL
bahane .... godong lumbu koyongene iki lo
 
Godong lumbu di pepe, di kumbah seng resik,
Lombok brambang ,bawang, uyah ,gulo di ulek, campur parutan klopo,
di bungkus nganggo godong lumbu di taleni nggaggo  ravia opo tapi pring
banjur di kukus ½-1 jam soyo suwe soyo enak karo ngilangi gatel  nang kodong lumbu, nek ngganggo kodong telo utowo godong kates luweh cepet tapi sakdurunge kudu di godok disik
Saiki nek wis dari banjur gawe duduh buntil
Brambang bawang di iris tipis – tipis  di gongso terus lomboke cemplungke,
 terus banyunge sak cangkir  cemplungke. tambah gulo aren, karo uyah
 terus Tambah santen kentel , jor buntil buntil kukus cemplungake, terus di rasani  nek kurang mantep tambai micin sitik wae ndak mumet
uwis enak opo during nek rasane wis mantap siap di maem karo sego anget bali sekolah wah enak tenan














Selasa, 18 Agustus 2015

civet coffie




Civet coffie
Civet is funy animal in my vilage, they  live around coffie farm, they are  very shy animal , always run away every see human, 
 indonesia people call civet  luak , The luak, that's a small catlike animal, gorges after dark on the most ripe, the best of our crop. It digests the fruit and expels the beans, which our farm people collect, wash, and roast, a real delicacy. Something about the natural fermentation that occurs in the luak's stomach seems to make the difference. For Javanese, this is the best of all coffees—our Kopi luak.the most expensif coffie in the world,
Kopi luwak is one of the most expensive coffees in the world, selling for between US$100 and $600 per pound in 2010
Some specialty coffee shops sell cups of brewed kopi luwak for US$35–$80.Some coffee shops in Jakarta serve kopi luwak for US$6–10, 
have you ever tried civet coffie ?

jembut goreng, unix dick

are you hungry... ? here is for you

the other name of penis... jembut goreng

cock
people who speak english, in usa england or other country who speak english , called other name of penis is cock,



















indonesia people call penis as bird, ithink becase they know that their size is smaller than eropa people that why they call their penis as bird










japanese people call pen is as elephant, i heard from sincan song , the elephant get flu, maybe that mean penis cum















and when i cook in kicten i call it eggplant not only me,  but people who sell vegetable in market call their husband penis as eggplan and i add tomato too so in order full